Minggu, 25 Februari 2018

Cara menghadapi rasa takut

              Di postingan kali ini saya akan memberikan informasi seputar rasa takut. Ketakutan sendiri adalah suatu tanggapan emosi terhadap ancaman. sedangkan Takut adalah suatu mekanisme pertahanan hidup dasar yang terjadi sebagai respons terhadap suatu stimulus tertentu, seperti rasa sakit atau ancaman bahaya.Setelah memahami pengertian rasa takut sekaran  saya akan membagi tips bagaimana menghadapi rasa takut sebelum itu kita harus pahami terlebih dahulu Rasa takutmu. Berikut adalah tips nya :

1.Identifikasi adanya salah keyakinan.

           Banyak rasa takut bersumber dari keyakinan yang keliru atau pikiran yang cenderung ke arah bencana. Ketika melihat laba-laba, mungkin Anda langsung memiliki keyakinan bahwa laba-laba akan membahayakan Anda dan Anda akan mati. Identifikasi pola pikir seperti ini, dan mulailah mempertanyakannya. Lakukan riset di internet dan pahami risiko aktual dibanding dengan risiko yang Anda bayangkan. Ketahui bahwa skenario terburuk kecil kemungkinan terjadi. Mulailah menyusun ulang pikiran Anda agar tidak membayangkan bencana, dan mulailah melawan pikiran tersebut.[8]
Ketika rasa takut muncul, ambil jeda dan renungkan risiko aktualnya. Lawan pikiran negatif atau keyakinan Anda dan katakan, “Kuakui ada beberapa anjing yang galak, tetapi sebagian besar anjing itu jinak. Kecil kemungkinan aku akan digigit.”

2.Cobalah paparan bertahap.

       Setelah menghadapi keyakinan Anda yang keliru, mulailah mengekspos diri pada rasa takut. Sering kali kita takut pada sesuatu karena kita tidak sering terekspos pada hal itu. "Takut pada hal yang tidak diketahui" adalah frasa yang umum digunakan untuk menggambarkan perasaan tidak suka pada sesuatu yang tidak biasa.
Jika Anda takut anjing, mulailah melihat gambar anjing jelek dengan warna-warna konyol. Lihat terus sampai Anda tidak lagi merasakan respons takut.
Kemudian, lihatlah foto anjing, lalu video anjing. Lihat terus sampai tidak ada lagi respons rasa takut yang tersisa.
Pergilah ke taman tempat satu atau beberapa anjing diikat dan perhatikan anjing-anjing itu sampai Anda tidak lagi merasakan takut.
Pergilah ke rumah seorang teman yang memiliki anjing dan perhatikan teman Anda berinteraksi dengan anjingnya sampai tidak ada lagi respons takut yang muncul.
Minta agar teman Anda memperbolehkan Anda menyentuh atau mengelus anjingnya ketika masih dipegangi sampai Anda tidak merasakan apa-apa.
Akhirnya, dekatilah seekor anjing dan bermainlah sebentar dengannya
.
3.Berlatihlah menghadapi ketakutan secara langsung.

       Kemampuan memberi label pada emosi akan bermanfaat dalam pemahaman diri dan kecerdasan emosional. Menantang rasa takut dan menamakannya terbukti membangkitkan kekuatan luar biasa untuk membantu mengatasi ketakutan dan mengatur emosi. Dalam suatu penelitian, orang-orang yang takut pada laba-laba dipaparkan pada laba-laba, dan partisipan yang melabeli ketakutan mereka (“Aku takut sekali pada laba-laba ini”) mengalami respons takut yang lebih rendah pada minggu berikutnya ketika mereka dieskpos lagi pada laba-laba berbeda.
Lari dari ketakutan tidak akan pernah bisa memperbaiki apa yang Anda rasakan. Kali berikutnya Anda merasa takut, hadapi secara verbal dengan menggunakan kata-kata yang menggambarkan ketakutan dan kecemasan Anda.

4.Pelajari teknik relaksasi

      Ketika tubuh Anda mengalami ketakutan, banyak pemicu yang mempersiapkan tubuh Anda untuk memberi respons “lawan atau lari”. Pelajari cara mengatasi respons tersebut dengan teknik relaksasi. Relaksasi memberi tahu tubuh bahwa tidak ada bahaya dan Anda aman. Relaksasi juga dapat membantu Anda mengatasi stres dan kecemasan lain dalam hidup.[11]
Cobalah latihan napas dalam. Berfokuslah pada pernapasan Anda, dan mulailah menghitung napas, tarik empat detik kemudian embuskan empat detik. Setelah terasa nyaman, perpanjang menjadi enam detik.
Jika otot-otot terasa tegang, kendurkan secara sadar. Salah satu caranya adalah mengencangkan semua otot di tubuh Anda selama tiga detik, kemudian kendurkan. Lakukan dua atau tiga kali untuk meredakan ketegangan di sekujur tubuh Anda.
Itulah tadi artikel mengenai Rasa takut mulai sari cara memahami dan menghadapinya.
semoga bermanfaat

“Saya belajar bahwa keberanian tidak akan pernah absen dari ketakutan. Tetapi mereka berhasil menang atas itu. Orang berani bukan mereka yang tidak pernah merasa takut, tapi mereka yang bisa menaklukkan rasa takut itu.”
– Nelson Mandela

Tidak ada komentar:

Posting Komentar